Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘batu mulia’

Madrid-Spanyol.Mungkin tak pernah terpikir bahwa suatu saat kita akan dapat mengunjungi Negara orang let’s see di belahan benua terjauh dari benua Asia (yaitu Benua Eropa). Kota Madrid yang berdiri pada 1561 diakui oleh Philip II sebagai ibukota negara Spanyol. Sejak jaman dulu dipercaya bahwa Madrid ditemukan oleh Ocnus, Raja Roman yang juga merupakan salah satu anak dewa. Madrid adalah salah satu saksi bisu kehadiran budaya Islam yang akhirnya tergeser oleh invasi Kristen pada awal abad 10. Sembilan kemudian tepatnya pada Abad 19 dimulai dengan adanya invasi bangsa Perancis ke beberapa negara di Eropa termasuk Madrid. Hal ini menyebabkan sepertiga dari kegiatan perkembangan kota Madrid terpaksa terhenti. Para kaum borjuis mulai ikut andil dalam perkembangan kota Madrid. Mereka mulai mengambil alih beberapa properti dan mengembangkannya sesuai keinginan mereka. Namun di lain pihak, kejadian tersebut justru menguntungkan kota Madrid dalam hal perkembangan kota. Banyak jalur dan jalan-jalan baru mulai dibangun, sebagai fasilitas umum. Selain itu alun-alun di beberapa titik kota juga dibangun sesuai perencanaan kota diimbangi dengan penyediaan perumahan, bangunan-bangunan fasilitas umum untuk mencapai kebutuhan penduduk yang terus berkembang. Bangunan fasilitas umum tersebut diantaranya adalah bangunan the Congress, the Senate House, the Stock Exchange, the National Library, the Bank of Spain, yang kesemuanya terdapat di pusat kota Madrid dan dimaksudkan untuk mendukung aktifitas kota sehari-hari.

Terlepas dari apapun konflik apapun yang mengiringi perjalanan umat manusia di Spanyol, Kota Madrid adalah kota yang sangat Indah dengan bangunan-bangunan tua peninggalan pemerintahan Philip II (Abad 10), serta bangunan dari the Castro Plan yang dibangun th 1860 yang membawa Madrid sehingga dikenal dengan 3 daerah lingkupan, yaitu kota tuanya, perkembangan baru, dan daerah pinggirannya. Dari keseluruhan perkembangan kota Madrid dalam abad 19, dapat ditelusuri bahwa pembentukan kota secara menyeluruh dan pembangunan istana-istana di lingkungan pusat kota dilaksanakan oleh kaum borjuis yang datang ke Madrid. Bentuk-bentuk arsitektural yang disajikan merupakan bentuk ekletik yang mengutamakan citra dan rasa individual para pendatang tersebut.

Sebagai contoh di dalam distrik baru yaitu Salamanca dan Arguelles dimana pengembangannya dilaksanakan oleh Salamanda dan Pozas, serta distrik-distrik di daerah Las Salesas, Los Jeronimos dan Recoletas, dimana para kaum borjuis di Madrid menemukan untuk pertama kalinya daerah permukiman bagi mereka. Mulai dari daerah inilah berkembang masyarakat menengah ke atas dimana mereka tergolong kelas pekerja yang lingkungannya hanya mencakup daerah tempat tinggal mereka dan pusat kota Madrid. Sementara itu agak menepi, terdapat daerah permukiman masyarakat menengah bawah yang juga tergolong masyarakat miskin. Di daerah ini hunian merupakan tipikal corralas, yaitu hunian yang mengelilingi sebuah patio atau halaman kecil.

Perkembangan Madrid baru

Sejak tahun 1960, ketika penduduk Madrid sudak mencapat 2 juta orang, dengan perencanaan stabilisasi, Madrid memasuki periode perkembangan yang dimaksudkan untuk membuat kota tidak dapat dijamah oleh kendaraan. Jalur bulevard dihilangkan, flyovers dan parkir kendaraan bawah tanah mulai dibangun dibeberapa titik pusat kota. Sampai akhirnya, pada dekade berikutnya, karakter kota berubah dengan menjadikan Madrid lebih layak huni bagi penduduknya. Daerah-daerah distrik mulai dikenalkan, rencana khusus yang bertujuan untuk melindungi warisan arsitektur kota digulirkan, sirkulasi kendaraan di pusat kota dibatasi dan transportasi umum ditingkatkan. Aplikasi dari perkembangan kota Madrid ini nyatanya berhasil dan menjadikannya kota paling indah dan nyaman untuk dikunjungi di negara Eropa. Dimana telusuran arsitektur bersejarah kota dengan jalan-jalan baru dan modern avenue tersajikan secara harmonis. Saat tiba pertama kali di pusat kota Madrid, kesan pertama yang akan diterima pengunjung adalah bahwa kota ini penuh kesibukan dan aktifitas. Namun tidak dapat ditinggalkan disini bahwa pengalaman yang sangat menakjubkan dari kota Madrid adalah dengan memiliki kesempatan menelusuri sepanjang jalan pusat kota Madrid.

Berikut dibangunnya Bandara Internasional Barajas adalah bandara yang terdapat di Madrid dan merupakan pusat dari Iberia Airlines. Bandara tersebut menjadi pintu gerbang utama ke Semenanjung Iberoa dari Eropa, Amerika, dan belahan dunia lain dengan arus penumpang sebesar 40 juta orang per tahun. Juga Stasiun kereta api utama di Madrid adalah Atocha dan Chamartin. Fokus utama pembangunan infrastruktur di Spanyol adalah sebuah jaringan rel kecepatan tinggi, Alta Velocidad Española (AVE) dengan tujuan membuat kota-kota penting berjarak maksimal hanya 4 jam dari Madrid dan 6 jam dari Barcelona. Kota-kota yang terhubung dengan stasiun Atocha dalam jaringan ini antara lain Seville, Toledo, Zaragoza, dan Lleida. Barcelona dan Malaga akan terhubung pada 2007.

Batu Mulia Indonesia nampang di Madrid

Rupanya Batu Mulia dari Indonesia juga sempat mampir juga dalam event yang diselenggarakan tahunan ini. KBRI Madrid bekerjasama dengan Mutumanikam Nusantara dan Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI, menggelar pameran perhiasan dan produk budaya Indonesia, bertempat di KBRI Madrid, Calle Agastia No 65. Sejumlah besar koleksi perhiasan mutumanikam akan dipamerkan dalam pameran ini seperti gelang, cincin, kalung, anting-anting, bros dan perhiasan lainnya. Satu andalan yang dipamerkan adalah koleksi mutiara yang berkualitas. Koleksi mutiara ini dibuat oleh para pengrajin Indonesia dengan disain yang disesuaikan dengan selera internasional. Selain mutiara, Indonesia sendiri memiliki kekayaan melimpah ruah batu-batu mulia termasuk mutiara dengan lokasi budidaya mutiara seperti di kepulauan Maluku dan Lombok. Batu Mulia yang ditampilkan diantaranya Batu Safir, Baca, Kecubung, Kalimaya Banten, dan beberapa akik seperti Sulaiman, Yaman, dan lain-lainnya. Batu Mulia dari Indonesia menjadi perhatian tersendiri dari para pengunjung yang kagum akan keindahan bebatuan yang berasal dari Indonesia….Hiduplah bangsaku hiduplah negeriku Jayalah Indonesiaku….

Read Full Post »

Pedagang akik di tengah kota Jogja

Jogjakarta. Berjalan atau berkunjung ke kota Jogjakarta memang kurang lengkap kalau tidak merasakan Gudeg plengkung atau belum beli oleh-oleh bakpia pathok 75. Tapi alangkah lebih tidak lengkapnya lagi bagi penulis adalah bila belum berkunjung dimana para pedagang akik berada hehehe

Setelah berjalan kaki sekitar 30 menit menyusuri jalanan Malioboro yang penuh dengan para turis domestik, akhirnya penulis menjumpai perempatan besar menuju Alun-alun utara kota Jogja. Persis di sebelah Benteng Vredenburg kita menjumpai deretan para pedagang akik, tepat berseberangan dengan gedung Kantor Pos besar Jojakarta. Unik memang, dan tidak biasa para pedagang akik memiliki tempat berjualan dipusat kota. Biasanya para pedagang akik begini menjadi kelompok marginal yang dipinggirkan pemerintah setempat. Tengoklah di Jakarta, Surabaya, dan kota lainnya.

Tapi khusus di Jogja ini rupanya para pedagang akik disini dapat bernafas lega karena mendapatkan angin segar dengan diijinkan menempati tempat di jalan protocol dan disebelah tempat wisata tengah kota. Luar Biasa. Hidup Sri Sultan Ngayogyakarta!!!

Kira-kira ada sekitar 10 pedagang akik disini, yang rata-rata berasal dari Madura (Bangkalan, Sampang, Sumenep, Kamal). Tidak hanya batu Mulia dan batu Akik yang mereka tawarkan, mereka juga menawarkan ikat (ring) akik, dan tasbeh, serta sebagiann menawarkan benda-benda bertuah seperti keris, pring pethuk, geliga kelapa, graham macan, dan sebagainya. Dari jenis dan kualitas Batu Mulia atau akik yang ditawarkan memang untuk segmentasi kelas menengah keatas. Kecenderungan sasaran pasar mereka adalah menengah ke bawah. Hal ini disebabkan peminat batu di jogja yang datang ke stand mereka tidak mencari batu Mulia yang harganya cukup mahal, tapi umumnya mencari batu akik yang harganya 10 ribuan hingga 20 ribuan. Jarang disini ditemukan Batu Mulia dengan kualitas wahid. Kalaupun ada yang kualitasnya sekedarnya saja. Batu Mulia yang ditawarkan disini dengan kualitas alakadarnya adalah safir burma, Topas (sintetis), Mirah Siam, Ruby, dan lain-lain. Yang paling banyak ditawarkan adalah dari golongan batu akik, seperti pirus, tapak jalak, sulaeman, wulung, pancawarna, dan lainnya. Pasokan barang dagangan mereka biasanya didapat dari pedagang martapura, atau dari Jakarta yang datang ke Jogja dengan membawa batu borongan yang cukup banyak dan murah. Jadi mereka dipasok tanpa harus lelah-lelah berkulak batu ke Jakarta yang terkenal padat macet, panas, kanibal, serta macet.

Tak lelah melihat-lihat dan berbincang dengan para pedagang, penulis dapat menyimpulkan harga rata-rata batu yang ditawarkan adalah antara Rp 25.000 – Rp 75.000 untuk yang masuk golongan batu Mulia (walau sebagian yang ditawarkan adalah batu Sintetis). Tapi untuk yang batu akik kisaran harga mulai Rp 10.000 – Rp 50.000 tanpa melihat kualitas bagus atau tidak. Dilihat dari sizing omzet yang didapat perhari, terlihat bahwa sebenarnya mereka ini termasuk golongan pedagang yang tetap eksis menggerakkan mikro ekonomi dikalangan rakyat menengah ke bawah yang sebetulnya memiliki prospek yang cukup lumayan ke depan. Tinggal saja perhatian dari pemerintah kota sejauh mana untuk membantu mereka lebih kencang lagi berlari.

Angkringan sebagai Ikon Kota Jogja

Setelah berjalan dan melihat-lihat dagangan batu akik, penulis berjalan balik arah menuju salah satu sudut Malioboro yang sempat menjadi garis demarkasi penarikan pasukan belanda saat serangan Jogja tahun 1949 (samping Hotel Garuda Malioboro). Tepat 5 meter disebelah prasasti itu berdiri Angkringan (nama khas sebutan untuk pedagang makanan). Angkringan di Jogja sudah bukan lagi sesuatu yang aneh atau unik. Mungkin sejak jaman revolusi fisik sudah ada yang namanya Angkringan. Dan ternyata konsep Angkringan ini sudah merambah sampai kekota-kota lain seperti Jakarta, Bandung, Magelang, Klaten, dan kota lain. Entah siapa yang mencetuskan nama atau ide konsep angkringan ini, sampai sekarang tak satupun orang tahu.

Yang jelas konsep ini sudah banyak membantu menggerakkan ekonomi rakyat yang tak pernah diperhatikan oleh pemerintah. Terseok dan akhir tetap bangkit dan berjalan walau tertetaih-tatih. Itulah Angkringan.

Disalah satu Angkringan sudut kota ini penulis melepas lelah dan penat hidup yang menggelayut di pundak. Sembari menikmati sebatang rokok, penulis memesan 1 gelas teh hangat, dan mengambil 1 bungkusan nasi kecil yang biasa disebut nasi kucing (karena ukurannya yang cukup kecil). Setelah dibuka, lauk yang tersedia cukup 1 jenis (biasanya oseng-oseng atau kering tempe).

Menikmati indahnya mentari sore di Malioboro sambil melihat-lihat orang-kendaraan yang sibuk lalu lalang meramaikan suasana Malioboro, penulis mulai menikmati nasi kucing yang sudah berada dihidangkan. Cukup 5 suapan, rupanya nasi sebungkus telah habis hehehe namanya juga nasi kucing. Tapi jangan salah. Bukan berari Angkringan adalah komoditi rakyat jelata…tapi banyak juga Angkringan yang sudah lengkap dengan fasilitas Hot-Spot dengan gratis Wi-fi. Jadi rupanya ini adalah sebagian dari upaya untuk diversifikasi layanan untuk meraih segmentasi yang lebih tinggi. Harga makanan yang ditawarkan di Angkringan ini sangat murah sekali, dengan nasi sebungkus, 1 sate usus, 2 gorengan, dan segelas teh manis, penulis cukup membayar Rp 4.000,- !!! Murah, perutpun kenyang.

Terlepas dari murah atau tidaknya harga sebuah barang, kita perlu acungkan jempol dan angkat topi untuk para pedagang Angkringan yang rela mengambil untung alakadarnya sehingga sebagian rakyat ini masih bisa menikmati kebutuhan pokok yaitu makan dengan harga yang sangat terjangkau. Salut untuk para pedagang Angkring yang tetap setia melestarikan serta membentuk hukum pasar yang stabil terkait dengan harga yang saat ini menjadi isu sensitif bagi rakyat. Hidup Jogjakarta, Hidup Kraton Ngayogyakarta. Salam kepada para pecinta Batu Mulia, Batu Akik, dan pecinta Rakyat!!!

Read Full Post »

Seputar Azimat dan Benda bertuah

Banyak kita dengar keunikan yang berada di bumi Indonesia ini, baik dari sisi social, budaya, dan kemasyarakatannya. Terlepas dari banyak sedikitnya sisi negative atau positif, baik yang sengaja di scenario ataupun tidak untuk semakin mengecilkan posisi Indonesia dimata dunia, kita patut bersyukur bahwa kita masih bisa bebas berekspresikan segala sesuatu dalam rangka menghabiskan waktu selama hidup di Indonesia ini. Banyak beredar info yang sering membuat masyarakat Indonesia ini menjadi bingung dan menjadi salah tanggap adalah bahwa Batu Akik selalu identik dengan benda-benda mistis, bertuah, syirik, musyrik, Sihir, Gaib, dan sebagainya. Padahal tidak semudah itu seharusnya masyarakat kita menghakimi tentang sesuatu. Tengok dulu esensinya, baru boleh berpendapat tentang syirik, musyrik, dan sebagainya. Karena orang yang gemar bebatuan karena keindahan batu tersebut apakah juga masuk sebagai kategori manusia yang syirik terhadap Tuhannya? Ya tentu saja tidak demikian adanya.

Benda-benda mistik atau pusaka, atau azimat, atau benda bertuah adalah kata yang tak asing dikeseharian kita. Iklim masyarakat Indonesia yang heterogen memungkinkan budaya zaman Megalithicum atau apapun budaya masa lampau masih lestari berkembang ditengah masyarakat yang serba modern dengan segala kecanggihan sistem telekomunikasi dan Internet. Hal-hal yang nyata dan hal-hal yang Gaib adalah ibarat sendok dan garpu alias mereka berdampingan dalam kehidupan manusia. Kembali kepada manusianya, jalan mana yang dipilih dalam menyikapi Qodrat Illahi ini. Benda-benda bertuah atau apapun namanya seperti yang sering kita dengar memiliki banyak ragam jenisnya. Ada yang terbuat dari batu, kayu, logam, kain, kulit dan kertas. Tuah/Khasiat/Kegunaannya pun beragam. Yang menjadi pertanyaan adalah apa sebenarnya rahasia dibalik benda benda mistik tersebut sehingga memiliki kekuatan ghaib?, bahkan ada yang bentuknya sangat mustahil untuk dipercaya bahwa memiliki tuah mistis yang ampuh, misal berbentuk sehelai benang seperti yang biasa kita lihat di tukang jahit, atau batu kecil yang tak memiliki penampilan yang memikat baik warna, tekstur, dan keindahan yang lain.

Sebagai pengetahuan pembaca, info didapatkan bahwa yang disebut jimat/azimat/benda bertuah/benda mistik ada 6 (enam) jenis :

1. Audha, atau perlindungan. Biasanya digunakan utk kekebalan atau penangkal serangan ilmu hitam, atau digunakan sebagai pelindung negara dalam jangkauan yang lebih luas.

2. Hijab, atau pembatas/pemeleh. Biasanya dipakai untuk membuat musuh

tidak melihat keberadaan kita atau tidak melihat rumah/bangunan yang dimaksud, selain itu dipakai utk memblok serangan ilmu hitam

3. Hirz, atau penjaga dari Syaitan. Digunakan oleh para pemburu binatang dihutan atau sebagai Azimat penjaga rumah

4. Nafra, berguna utk mengusir mahluk halus jahat. Biasa dipasang di kalung anak kecil agar tidak sering mengganggu anak-anak atau sebagai Jimat rumah

5. Wadh, berguna untuk memperjelas sebuah perkara. Dipakai utk membuka mata batin utk sementara guna dipakai melacak suatu perkara yg cukup rumit.

6. Tamima, berguna untuk melengkapi. Azimat ini biasanya digunakan untuk melengkapi unsur bathin seseorang yg tidak lengkap misal seorang pimpunan daerah.

Segala ilmu dan kekuatan adalah berasal, dan bertasbih pada Allah SWT

Tertuang didalam buku hakekat akal Jasmani dan Rohani, Azhari, Azizi Samudra dan Setia Budi diterapkan bahwa Materi dan system tubuh hewan juga bertasbih kepada Allah SWT. Pada al-quran dijelaskan bahwa semua yang dilangit dan dibumi bertasbih kepada Allah, juga termasuk struktur tubuh… mengikuti sunahtullah. Teori atau paham dinamisme menyebutkan bahwa, segala sesuatu di alam ini memiliki kekuatan yang dianggap sebagai magis (kekuatan gaib). Magis dapat mempengaruhi manusia maupun mahluk hidup selain manusia. Dan hal-hal yang gaib adalah bagian dari sunatullah, (hukum alam ciptaan Alah SWT). Padahal gaib itu adalah ilmiah dan nyata…

Definisi umum menjelaskan bahwa gaib adalah sesuatu yang tersembunyi atau tidak dapat dilihat oleh panca indra lahiriah. Orang yang dapat melihat sesuatu seperti atom atau virus, dia melihat fakta, pandanganya sampai pada dimensi tersebut (ibid 60-63). Adanya semacam aura, energi hawa dingin dalam benda-benda, termasuk hal yang gaib. Bagi mereka yang tembus pandang atau indra keenamnya berfungsi dengan baik, akan dapat melihat melalui ilmunya akan adanya cahaya yang keluar melalui benda tersebut. Hawa aura dingin ini selalu mencari atau menyerap hawa panas yang muncul dari emosi seseorang. Sifat alami dari hawa dingin benda-benda inilah yang selanjutnya diolah untuk media atau sarana menyerap emosi. Orang yang diliputi hawa nafsu emiosi cendrung memancarkan atau mengeluarakan hawa panas. Nah ketika ada orang yang membawa benda-benda bertuah yang memiliki hawa dingin maka emosinya akan tertuju ke orang yang membawa benda tersebut. Begitu juga dengan orang yang mempunyai keinginan memiliki materi, nafsu kebendaan misalnya ingin membeli sesuatu seperti handphone, rumah, pakaian bagus. Pada saat keinginan memiliki atau membeli materi itu menguat, sebenarnya dalam jiwa orang tersebut sedang dipenuhi hasrat emosi untuk memiliki atau menguasai sesuatu. Demikianlah kira-kira mekainisme kerja benda bertuah tersebut. Dari ulasan diatas, tak dapat dibantah lagi bahwa hal-hal tersebut sudah menjadi Sunnatullah, dan tentu saja sumber kekuatan semua ini dari Allah SWT.

Bagaimana energi dapat diserap dan berdiam sebagai energi pada Benda-benda bertuah/mistik/azimat/dan sebagainya sehingga seolah-olah menjadi kekuatan independen?. Proses transfer energi pada suatu benda yang natural sehingga menjadi benda bertuah/mistik.ghaib/dan sebagainya dapat melalui beberapa mekanisme sebagai berikut :

1. Benda yang melalui proses pengisian secara alami. Dalam khasanah pengetahuan budaya di Indonesia, ada kita dengar dan kita kenal dengan lokasi keramat/wingit, lokasi seperti ini biasanya terbentuk secara alami juga, antara lain sudut hutan, lembah, delta, sungai atau makam tokoh sakti/penyebar agama. Beberapa benda benda yang berada disekitar lokasi tersebut biasa terkena radiasi medan enargy ghaib sehingga ikut memiliki kekuatan ghaib.

2. Benda yang melalui proses pengisian aktif (Benda penyerap energi). Beberapa benda antik kadang dapat menyerap energi ghaib secara otomatis, biasanya benda ini telah berusia ratusan tahun dan tersimpan di tempat yang sangat rahasia. Bentuknya dapat saja berupa keramik kuno, perkakas logam, kayu/batu berukir, perhiasan bahkan kunci pintu & gembok.

3. Benda yang keberadaannya pada waktu dan asal yang tidak biasa (langka). Beberapa azimat diambil dari tempat tempat aneh atau berasal dari sebuah situasi langka. Seperti kerikil dibawah ayam atau kucing yg bersetubuh malam jumat, rumput di sungai kering, akar pohon yg dijadikan sarang elang, tanduk kerbau yg mati di kubangan, ulekan batu yg bocor, tanah yang berada diantara air seni dan air besar, dll

4. Benda yang terdapat pada binatang yang diberkahi. Beberapa binatang yang memiliki IzinNya sebagai pembawa berkah sesuai habitat mereka, bila ada manusia yg dapat merebut atau mendapatkannya maka berkah tersebut dapat dijadikan azimat ampuh seperti: tanduk kucing, mustika lingsang, rantai babi, tulang rawan dan kulit harimau, kulit kerbau londoh (Albino). Organ tubuh beberapa unggas seperti: Pelatuk bawang, burung hantu, gagak dan Elang, Gigi graham macan, dan sebagainya

5. Benda dari tumbuhan yang diberkahi. Beberapa tumbuhan diizinkan tuhan memiliki berkah yang dapat dijadikan azimat oleh manusia. Seperti: Buluh perindu, mawar hitam, kayu naga sari, kayu setigi, galih kelor, akar bahar, bambu petuk, galih kelapa, dan sebagainya.

6. Benda yang berasal Batu batu alam. Benda yang paling umum digunakan para praktisi mistik karena hawa atau sifatnya adalah batu alam, karena sifatnya dari alam yang memungkinkan energi berada dalam strukturnya.

7. Benda isian. Benda yang diberikan oleh tokoh spiritual kepada orang yang mencari solusi mistik. Bentuknya sangat beragam karena kadang dapat berupa apa saja dan berasal dari mana saja, kadang berupa logam, kayu atau akik.

8. Benda Rajjahan. Kadang terbuat dari kertas, kulit, batu atau kayu. Benda ini berisi tulisan tulisan huruf arab, sangsekerta, atau huruf lontar. Huruf-huruf ini merupakan password/sandi bagi para pasukan ghaib agar menolong pembawanya, sesuai program yang terrajjah. Bahkan ada rajjah atau simbol yang ditakdirkan memiliki kekuatan ghaib, contohnya huruf arab. Setiap rajah diizinkan tuhan untuk dikawal oleh 3 khaddam. Oleh para praktisi mistik huruf-huruf ini dimodifikasi sehingga menjadi formula mistik yang fantastik. Contohnya sebuah kertas yang dirajjah dapat digunakan sebagai azimat kebal, penggunanya dengan izin tuhan akan tidak mempan dibacok, diiris atau ditombak dengan besi yang sangat tajam/runcing sekalipun, apabila memegang rajjah tersebut. Tapi setelah rajjah terlepas dari tangan, yang mungkin badan tak akan mempan senjata tajam.

Manusia mudah tergelincir dalam memahami hal-hal yang bersifat kanuragan ini. Umum manusia menganggap bahwa azimat tersebutlah yang mengakibatkan terjadinya keajaiban dan kekuatan tersebut sehingga cenderung bersandar pada kekuatan benda-benda tersebut dan akhirnya jauh dari Allah SWT. Karena seringnya terjadi kesalahan pada pengguna azimat sehingga sebagian besar ulama melarang penggunaan azimat. Karena manusia rentan menyimpang dari sisi ke-tauhid-an kepada Allah SWT.

Sooo….apakah Batu Akik selalu dinobatkan sebagai benda bertuah yang dapat mengakibatkan manusia lupa akan sumber kekuatan pada batu akik tersebut?? Jawabannya bisa Iya bisa Tidak. Tergantung pada cara pandang manusia melihat dan memahami keberadaan akik tersebut…

Read Full Post »

Selama dalam perjalanan mengenal bebatuan, ya batu Mulia ataupun batu Akik, mungkin kita pernah mendengar batu Akik yang namanya Tiger’s eye. Disebut Tiger’s eye, karena corak batu yang mirip dengan mata macan. Hal ini mengingatkan kita pada batu Mulia yang disebut dengan Cat’s eye (mata kucing) karena kemiripan kilaunya mata kucing dimalam hari. Tiger’s eye merupakan quartz dengan corak-corak yang berbelang-belang.Warna ini memberikan warna dan corak yang menarik pada batuan quartz ini.. Tiger’s eye mempunyai kekerasan 7 pada skala Mohs, dan menampilkan ciri-ciri “chatoyancy” (cat’s eye). Atau sederhananya adalah Tiger’s eye adalah batuan dengan kilauan cahaya yang kelihatan seperti mata macan apabila dipotong dan digosok.

Dipasaran, Tiger’s eye biasanya memiliki berwarna kuning bersama warna hitam dengan campuran warna coklat serta oren. Selain itu, terdapat juga warna lain seperti biru yang dikenali sebagai hawk’s eye, merah yang dikenali sebagai bull’s eye, dan pietersite (gabungan hawk’s eye, bull’s eye, dan tiger’s eye). Dari segi nilai, hawk’s eye lebih bernilai diikuti bull’s eye dan tiger’s eye. Pietersite juga mempunyai nilai yang tinggi kerana sangat jarang dijumpai. Harga Tiger’s eye tidak semahal Cat’s eye. Kisaran sekitar Rp 200.000,- sampai Rp 750.000,- tapi harga ini tidak mengikat, karena penulis bisa mendapatkan harga dibawah Rp 200.000,- saat berburu batu ini. Menurut info, Tiger’s eye mempunyai beberapa nama, yaitu Yellow tiger’s eye yang memiliki warna kuning, red tiger’s eye yang memiliki warna merah (atau bull’s eye), dan blue tiger’s eye yang memiliki warna biru (hawk’s eye). Selain itu, bull’s eye juga memiliki warna mahogany (warna coklat kemerahan) dan sebagian orang menyebut dengan nama ox’s eye. Beberapa gemologist memberi nama yang berbeda untuk Tiger’s eye ini. Tiger’s eye dikenali sebagai Crocidolite, Pseudocrocidolite, atau Griqualandite (merujuk kepada garisan warna kuning pada batuan quartz tiger’s eye yang dijumpai di Griquatown, Afrika Selatan), bull’s eye sebagai Binghamite (Cuyunite), dan hawk’s eye dikenali sebagai Rodusite (Russia). Di Australia terdapat Tiger iron – satu nama bagi tiger’s eye yang berasal dari batuan quartz, jasper merah dan hematite, dengan struktur microcrystalline (kristal yang bersifat halus). Tiger iron dijumpai di dalam bijih besi dekat Port Hedland, Barat Australia yang mempunyai gabungan warna kuning, hitam, coklat, merah dan dengan sedikit warna kehijauan. Bagi sesetengah orang pula Wolf’s-eye merupakan gabungan tiger’s eye dan hawk’s eye (warna kuning, biru, dan hitam). Seperti yang dinyatakan diatas pietersite pula merupakan gabungan ketiga-tiga jenis batu; hawk’s eye, bull’s eye, dan tiger’s eye. Falcon’s eye yang dipanggil di Jerman pula merujuk kepada hawk’s eye. Di China, Golden Chinese tiger’s eye merujuk kepada tiger’s eye (warna kuning).

Batu Tiger’s eye dan familynya banyak dijumpai di Australia, Afrika Selatan, India, Myanmar, Sri Lanka, Brazil, dan California. Pietersite, dijumpai di Namibia dan Daerah Hunan, China. Deposit baru tiger’s eye dijumpai di Arizona dengan warna yang menarik dan ciri-ciri fisikal yang translucent (separa transparent). Para penggemar batu harap berhati-hati karena Tiger’s eye juga dibuat sintetis alias immitation (tiruan) yang kebanyakannya dari China. Begitu juga beberapa jenis batuan quartz yang mempunyai cathoyancy (cat’s eye) yang dihasilkan daripada kaca untuk dibuat bebola kristal dengan pelbagai warna seperti hijau, biru, merah, kuning dan sebagainya. Forsterite (Mg-olivine) – sejenis produk sintetik olivine dipasarkan dengan nama “rodusite”. “Harlequin stone” adalah nama “bagi produk tiruan dengan warna crocidolite.” Selain itu, terdapat juga proses melunturkan warna tiger’s eye dan hawk’s eye ke dalam acid bagi membentuk grey tiger’s eye yang berwarna kelabu. Biasanya acid hidroklorik atau asid ozalic digunakan. Mungkin kita tidak mengetahui terdapat beberapa jenis tiger’s eye yang tidak dipasarkan dengan nama tiger’s eye. Carlifornia Tiger’s eye yang mempunyai warna biru kelabu mempunyai cathoyancy yang terhasil daripada silika digelar Placer Country Tiger’s eye. Batu ini mempunyai kandungan fiber tremolite yang besar. Walaupun begitu, batu ini lebih menyerupai silk-stone dan tidak dipanggil tiger’s eye dalam pasaran. Bagi anda para penggemar bebatuan, tak ada salahnya bila melengkapi koleksi keindahan batu anda dengan menyelipkan 1 Tiger’s eye dalam kotak koleksi anda…

Read Full Post »

Batu Mulia, atau Batu Akik sudah banyak dikenal masyarakat luas, khususnya di Indonesia. Terkadang masyarakat masih mengkait-kaitkan antara Batu Mulia – Akik dengan Bulan kelahiran, weton, dan sebagainya sebagai dampak bergulirnya perkembangan budaya masa dahulu di Indoensia. Batu Mulia – Akik juga tidak hanya dipandang dari sisi keunikanya, segi warna, tekstur, maupun tingkat kekerasannya yang menyebabkan nilainya sangat tinggi dan mahal juga pola warna-warna alam yang terkandung di dalamnya sangat unik menjadikan batu mulia sebagai komoditas yang bisa diolah sehingga bernilai jual tinggi, tapi lebih penting juga kecocokan karakter seseorang berdasarkan bulan kelahiran, dan sifat batu-batu itu sendiri sehingga sebagian masyarakat mempercayai bahwa keberadaan batu yang dipakai akan memberikan pengaruh pada pemakainya.

Batu Mulia dalam pelukan Bulan Kelahiran

Menurut Info, batu mulia digolongkan dalam beberapa kelas. Terdiri dari batu permata (precious stone), batu setengah permata (semi precious stone), dan batu hias (ornament stone). Batu mulia yang masuk klasifikasi batu permata meliputi, intan, mirah delima (ruby), safir (sapphire), zamrud (emerald), garnet, opal (kalimaya), kecubung, giok (jade), topas, dan turmalin. Sementara batu setengah permata di antaranya, alsedon, agat (akik), rijang (chert), zircon, jasper, batusatam (textile), krisopras, malakit, azurite, florit, batu darah (hematite), krisokola, andalusit, kiastolit, phrenit, dan obsidian. Sedangkan yang termasuk klasifikasi batu hias, di antaranya onik, serpentinit, kalsit, aktinolit, peridotit, pegmatite, kurarsit, kuiseki, dan fossil kayu (silicified wood).

Sebagai bagian dari gaya hidup, saat ini batu mulia di kalangan pengoleksi pemula dihubungkan dengan bulan kelahiran, semacam zodiak. Dari sekian informasi yang dikumpulkan, dapat dirinci kecocokan batu dengan Zodiac sebagai berikut :

Bulan Januari – dihubungkan dengan batu garnet, yang melambangkan hati yang terbuka, loyal dan penuh kasih sayang.

Bulan Februari – dinaungi oleh batu Amethyst, batu yang melambangkan aristokrasi dan kekuasaan.

Bulan Maret – dilambangkan oleh Aquamarine atau Bloodstone, batunya Dewa Laut Neptune, yang melindungi pelaut dari berbagai rintangan selama mengarungi samudra.

Bulan April – dihubungkan dengan berlian, lambang kekuatan cinta, juga kekuasaan, keserakahan, intrik, dan magic.

Bulan Mei – adalah batu zamrud (emerald), batu persembahan untuk Dewi Venus yang melambangkan kesuburan.

Bulan Juni – identik dengan mutiara, moonstone atau alexandrite. Mutiara merupakan lambang kekayaan, kekuasaan dan umur panjang. Sedangkan moonstone dan alexandrite dipercaya membawa keberuntungan. Bulan Juli adalah ruby, pembawa cahaya dalam kegelapan.

Bulan Agustus – adalah peridot dan sardonyx. Peridot merupakan lambang matahari, sedangkan sardonyx dipercaya membawa keberuntungan, melindungi pemakainya dari godaan setan dan membuatnya pandai bicara.

Bulan September – dihubungkan dengan batu safir, lambang kejujuran dan kebersihan jiwa. Konon batu ini warnanya akan berubah jadi gelap jika pemakainya berselingkuh atau punya jiwa dan niat jahat.

Bulan Oktober – adalah opal atau tourmaline. Opal lambang harapan dan cinta, sedangkan tourmaline lambang kedamaian yang dipercaya bisa mengusir rasa takut pada pemakainya.

Bulan November – adalah cocok dengan topaz, lambang kebijaksanaan dan kesabaran.

Bulan Desember – adalah turquoise atau zircon. Turquoise merupakan lambang kesuksesan dan nasib baik, sedangkan zircon melambangkan keselamatan dan kesehatan.

Untuk Batu Permata menurut Zodiac/Tanda Bintang ini merupakan pilihan lain, dalam hubungannya dengan Batu Kelahiran, Batu Planet serta Batu Keberuntungan.

Tanda Bintang

Batu Kelahiran

Batu Keberuntungan

Capricorn (22 Des-19 Jan)

Ruby / Mirah, Garnet, Agate / Akik

Lapis Lazuli, Ruby / Mirah

Aquarius (20 Jan-18 Feb)

Garnet, Moss Agate / Akik Lumut, Opal / Kalimaya, Amethyst / Kecubung

Turquoise / Pyrus, Garnet

Pisces (19 Feb-20 Mar)

Amethyst / Kecubung, Rock Crystal, Sapphire, Bloodstone,Aquamarine

Amethyst / Kecubung

Aries (21 Mar-19 Apr)

Bloodstone, Diamond / Intan, Jasper / Hati Ayam

Diamond / Intan, Jasper / Hati Ayam, Bloodstone

Taurus (20 Apr-20 Mei)

Sapphire, Amber, Turquoise / Pyrus, Blood Coral, Emerald / Zamrud

Sapphire, Diamond / Intan

Gemini (21 Mei-20 Jun)

Agate / Akik, Pearl / Mutiara, Chrysoprase, Tiger Eye / Mata Macan

Agate / Akik, Emerald / Zamrud

Cancer (21 Jun-22 Jul)

Emerald / Zamrud, Pearl / Mutiara, Ruby / Mirah, Moonstone

Emerald / Zamrud, Agate / Akik, Chalcedony

Leo (23 Jul-22 Agst)

Tourmaline, Sardonyx, Onyx Rock Crystal

Peridot, Onyx, Amber

Virgo (23 Agst-22 Sep)

Pink Jasper / Hati Ayam Pink, Jade / Giok, Carnelian, Sapphire

Citrine / Kwarsa kuning

Libra (23 Sep-22 Okt)

Opal / Kalimaya, Lapis Lazuli, Peridot

Sapphire, Opal / Kalimaya, Chrysolite

Scorpio (23 Okt-21 Nov)

Aquamarine, Topaz

Garnet, Ruby / Mirah Aquamarine, Beryl

Sagitarius (22 Nov-21 Des)

Sapphire, Topaz, Amethyst / Kecubung, Turquoise / Pyrus

Topaz, Pearl / Mutiara

Terlepas dari apapun bulan kelahiran dan batu keberuntungan yang cocok, tetap dan janganlah lupa bahwa semua ini bukan sebagai tempat bersandar. Segala kekuatan hanya dari Allah Ta’alaa, dan kepadaNyalah kita kembali….

Read Full Post »

Batu Giok jade-jadeite sudah bukan lagi sebagai jenis bebatuan yang asing dipasaran seperti layaknya batu garnet, atau spinnel, atau batu mulia yang lain. Batu ini memiliki banyak cerita misteri dikalangan sosial dan asalnya yaitu didaratan Cina. Di Negara produsennya, batu Giok sudah menjadi papan industri yang cukup membantu perekonomian negaranya dan cukup populer sebagai jenis produk yang menjadi andalan disisi sektor pariwisata, juga sebagai batu legenda sejak jaman dinasti-dinasti kekaisaran di daratan Cina. Tapi sebetulnya tidak hanya didaratan Cina, menurut info yang terkumpul, semenjak 7000 tahun lalu, manusia menggunakan batu giok atau jade sebagai perhiasan dan senjata. Masyarakat Maoris (di New Zealand) menggunakan batu giok atau jade sebagai senjata di dalam peperangan. Sedangkan di Tamadun purba, Suku Maya, Aztec, Korea, dan Olmec menyanjung batu giok atau jade sebagai batu permata yang lebih berharga dari emas. Sedangkan 3000 tahun sebelum Masehi, batu giok atau jade dikenali di China sebagai “royal gems” (batu permata diraja). Popularitas Batu Giok atau Jade cukup tenar dengan sandangan bahwa batu giok atau jade memiliki simbol kekuatan, kebaikan, kecantikan, dan berharga. Masyarakat Cina juga menyanjungi batu giok atau jade sebagai simbol kepandaian, keadilan, ketabahan, dan menjadi simbol kecantikan pada wanita yang memakainya. Ini menunjukkan batu giok atau jade begitu penting di dalam masyarakat Asia khususnya masyarakat Cina.

Batu giok atau jade merupakan batuan yang terbentuk dari mineral silika yang berbeda, yaitu nephrite dan batu giok atau jadeite. Nephrite berasal dari mineral amphibole actinolite yang kaya dengan kalsium dan magnesium. Batu giok atau jadeite pula berasal dari batuan batu giok atau jadeitite yang terhasil dari pyroxene yang kaya dengan natrium dan alumunium. Jade dari mineral jadeite jarang ditemui dan merupakan jade yang berharga. Nephrite biasa ditemui dan deposit nephrite terdapat di China, New Zealand, Russia, Guatemala dan Swiss Alps (Pergunungan Alps). Dark green jade, yang digelar Canada jade, dijumpai di Bahagian Barat Canada. Jadeite ditemui di China, Russia dan Guatemala, tetapi yang terbaik berasal dari Myanmar. Jade mempunyai kekerasan pada nilai 7 Skala Mohs.

Giok juga muncul dalam warna Lavender yang sangat populer di kalangan muda dan bangsa barat, putih, kuning, merah kecoklatan, atau hitam. Giok natural berwarna merah dan giok kuning sangat langka. Giok dengan warna lebih dari dua juga sangat berharga. Giok dengan tiga warna yaitu, hijau, lavender dan merah disebut dengan nama Fu Lu Shou, yang menyimbolkan keberuntungan, kemakmuran dan langeng. Giok yang paling berharga disebut Wufu Linmen yaitu Giok yang mempunyai lima warna-hijau,merah,lavender,kuning dan putih.

Batu Giok dipasaran cukup unik dan lain sifat pasarnya dibanding batu Mulia yang lain, karena nilainya sangat tidak berkaitan dengan berat dan ukurannya. Sebuah batu mulia Giok dengan bentuk bulat dapat dijual dengan harga jutaan dollar, dimana sebuah gelang Giok mungkin hanya bernilai beberapa sen dollar. Bahkan di Indonesia ada dipan (tempat tidur) dari Batu Giok yang mencapai harga 5 Milyar!! Belum lagi bermacam-macam patung atau alat-alat yang terbuat dari Batu Giok seperti meja makan dan sebagainya.

Ada beberapa elemen untuk membedakan Giok yang asli dengan batu lain berwarna Hijau. Untuk menilai Giok digunakan 5 kriteria yaitu 3Cs (Colour, Clarity, dan Cut ) dan 2Ts (Transluency dan Texture).

Colour – Warna adalah faktor yang paling penting dalam menilai Giok. Giok yang berkualitas tinggi mempunyai warna yang murni, kuat, dan terang. Warna Giok yang paling ideal adalah Hijau Kuat Emerald, namun kebanyakan Giok mengandung warna biru atau kuning. Kombinasi yang baik antara hijau, biru dan kuning bisa menciptakan warna hijau yang terang. Giok dengan warna hijau pucat, hijau kekuning-kuningan atau Hijau kebiru-biruan mempunyai nilai yang lebih rendah terlebih apabila warnanya tercampur dengan warna abu-abu atau coklat.

Clarity – Selain warna, Clarity juga memegang faktor penting dalam kualitas batu Giok. Clarity merupakan kejelasan dan kristalisasi batu Giok yang mempengaruhi cahaya yang dipancarkan.

Cut – Cut merupakan Jenis potongan dari Batu Giok (heart, pear, octogonal), disamping bentukan yang lain, seperti menjadi produk patung, meja, furniture, sampai tempat tidur.

Sekilas khasiat batu Giok

Jade membangunkan inti kesadaran dalam diri dan membawa kesadaran ke tingkat spiritual ; menyeimbangkan tubuh fisik dan emosional ; memacu idea, mengarahkannya menjadi tindakan ; memberikan perlindungan yang kuat ; merangsang kerja ginjal dan menyeimbangkan kadar garam, air dan asam dalam tubuh, bagus untuk sistem syaraf ; meningkatkan reaksi tubuh. Selain itu dan Batu Giok digunakan oleh orang Ameridian sebagai obat bagi penyakit buah pinggang. Sehingga dikenali sebagai “lapis nephriticus”, biasanya Batu Giok ditempatkan sebagai kepala ikat pinggang.

Di Indonesia, tak sulit mencari benda-benda kerajinan yang terbuat dari batu Giok, karena saat ini sudah banyak outlet-outlet kerajinan cina yang juga menyajikan kerajinan seperti patung, meja yang terbuat dari batu Giok sebagai pemanis dan membawa aura dingin di rumah anda.

Read Full Post »

Batu Combong….hmmm agak aneh kedengarannya. Tapi bagi para peminat Batu Akik dan masyarakat yang lekat dengan hal-hal supranatural, istilah ini sudah tidak asing lagi dengan yang namanya Batu Combong. Batu Combong memiliki struktur fisik yang cukup aneh bila dilihat dari sisi atas dan bawah, karena Batu tersebut memiliki lobang (combong) yang tembus dari sisi atas ke sisi bawah batu. Dan lubang yang terbentuk ini adalah asli dari asal muasal batu tersebut.

Batu Combong umumnya dari jenis Batu Akik Sulaeman. Tapi ada juga dari Jenis kecubung yang sering disebut sebagai kecubung combong. Kecubung Combong ini sangat langka dibanding keberadaan Batu Akik Sulaeman yang combong. Adakah muatan gaib yang membawa Batu Combong ini berkhasiat menjadi batu pengasihan, atau yang lainnya?

Secara umum, Batu Combong memiliki cirri-ciri fisik yang khas, yaitu memiliki lubang di tengah, atau di pinggir penampang batu. Jenis Batu ini cukup banyak dijumpai di para penjual batu cincin di kaki lima. Umumnya dari Jenis Batu Akik Sulaeman. Dan belum pernah disebutkan yang masuk golongan batu Mulia tapi memiliki lubang/combing kecuali Kecubung (kecubung combong).

Seperti pada umumnya batu Akik, Batu Akik Combong memiliki kadar keras cukup rendah, yaitu antara 5 – 6 Mohs, hal ini dikarenakan memiliki mineral umum yang berupa cadas, serta ikatan antar molekul yang tidak seerat batu Mulia kelas-1. Mitos dan cerita mistik yang beredar adalah semua batu yang berlobang di tengahnya menyimpan tuah/khasiat tersendiri, terutama sekali untuk pelet atau pengasihan?

Selama ini, banyak masyarakat mempercayai dan mencari Batu Combong karena tuahnya. Walaupun batu Akik Combong cukup ini mudah kita temui dipasaran, tapi untuk mencari yang benar-benar bertuah dan memiliki khasiat tidaklah mudah. Karena untuk BAtu Akik Combong yang disebut benar-benar berkhasiat harus melalui serangkaian pengujian yang bersifat supranatural. Dilihat dari fisikal, banyak dipasaran Batu Akik berfisik Combong, tapi sebenarnya batu ini combongnya adalah buatan (bukan asli alam). Batu Combong menurut informasi berasal dari bahan yang mempunyai banyak unsur air, diantaranya:

1. Batu yang berasal dari bahan cadas kali atau pegunungan yang mempunyai warna kuning bercampur orange. Batu dengan ciri khas seperti ini mempunyai 3 pamor/ruas batu, yaitu : a. Pamor Sulaiman.b. Pamor Air Widuri dan c. Pamor Collono (mulus). Batu ini disebut Kinyang atau Kenanga.

2. Batu yang berasal dari mata air yang membeku dan mempunyai ciri khas warna hitam. Batu ini mempunyai dua pamor: a. Pamor Madu; dan b. Pamor Sulaiman.Batu ini disebut sebagai Yaman Jawa

3. Batu yang berasal dari dalam batu cadas. Dan biasa mempunyai warna putih gajih atau lemak. Batu ini mempunyai bermacam-macam pamor. Seperti: Urat Serabut, Urat Widuri, Urat Sumur Bandung, Urat Cempaka, Urat angka, dan lain-lain. Biasanya batu ini disebut Angkik.

Menengok keaslian Batu Akik Combong

Banyak penjual mengatakan Batu Akik Combong yang dijual sebagai Batu Combong yang asli memiliki lubang dari alam. Tapi tidak ada salahnya kita meneliti sebelum membeli karena saat ini banyak dijual Batu Combong yang Aspal (Asli Tapi Palsu). Ada beberapa cara untuk meneliti keaslian Batu Akik Combong :

- Apabila dipegang, Batu berasa berat dan didalamnya mempunyai serabut urat batu.

- Apabila Lubang dilihat dari dekat, lubang tersebut bersifat alami, bukan bikinan, seperti dikikir atau dibikin beraneka bentuk lubang.

- Permukaan lubang terlihat dan berbentuk kasar serta tidak mulus.

Mengenai Batu Akik Combong, ahli perbatuan Indonesia, Ir. Sujatmiko melakukan penelitian dan menyebutkan telah menemukan sesuatu pada sebuah bahan batu yang penuh dengan lubang. Di dalam Batu Combong yang dia lihat lewat kaca pembesar, banyak dilihatnya mkhluk hidup. Namun entah dari jenis apa. Yang pasti di dalam batu itu dihuni beberapa spesies yang sulit dipahami oleh akal kita.

Mungkinkah itu hanya sekedar keberuntungan atau memang nyata? Wallahu’alam. Tapi menurut dunia supranatural, Batu Combang yang asli memang mempercayai kekuatan yang bersumber dari makhluk gaib. Si makhluk bersemayam di dalam sebuah batu cincin tersebut. Informasi yang lain menyebutkan tabir rahasia dari tuah Batu Combong lewat ajaran dan ilmu para Ahli Hikmah terdahulu. Informasi menyebutkan bahwa di zaman para Wali Songo, Batu Combong banyak digunakan sebagai pengukur waktu jam untuk melaksanakan kewajiban sholat. Para Wali memahami Batu Combong pada masa itu dengan nama “Tuloq Ukur” (Batu Pengukur). Batu ini akan jadi penentu waktu lewat sinar matahari yang masuk lewat lobangnya. Baru setelah para Wali menemukan cara lain yang lebih simple tentang menentukan waktu. Batu Combong beralih fungsi menjadi batu kecil lewat asahan tangan para WaliAllah yang disebut dengan nama Angkik Jawa Sih Pingalem (Akik Jawa yang disukai). Mungkin dari asal nama inilah, sehingga batu ini mempunyai tuah atau berkhodam. Itulah sedikit dan sekelumit misteri dari Batu Akik Combong, walau masih ada beberapa informasi yang sedang dikumpulkan penulis.

Kembali lagi pada hakekat kekuatan, manusia, dan makhluk hidup, bahwa segala sumber kekuatan hanya dari Allah Ta’alaa, dan kepadaNyalah kita seharusnya bersandar.

Read Full Post »

Older Posts »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 116 other followers