| Batu Pirus…keindahan berbalut tembaga | |||
|
Ditinjau dari skala kekerasan yang dimiliki, Batu Pirus atau Turquoise memiliki kekerasan antara 5-6 pada skala Mohs. Hal inilah yang mengakibatkan sebagian ahli menyebut sebagai batu setengah permata, dan tergolong permata kelas III. Tapi dari sisi keindahannya, Batu Pirus tetap memiliki tempat dihati para pecinta anugerah Illahi yang berupa batu Pirus ini. Di Pasar Indonesia, harga Batu Pirus atau Turquoise tidaklah terlampau tinggi. Untuk per gram batu mentah dibandrol Rp 4.000/gram. Tapi kalo sudah dipotong dan dipoles, pembeli dapat merogoh saku sekitar Rp 20.000 – Rp 500.000,- tergantung kualitas dan usuran Batu Pirus yang ada. Di pasaran dunia, Batu Pirus mempunyai harga yang baik di pasaran. Batu Pirus dari Persia hádala Pirus yang berharga di pasaran karena memiliki warna biru atau hijau tanpa sebaran jalur. Seperti yang terjadi dipasarm bahwa Batu Pirus pun tak lupus dari praktik pembuatan sintetik baik legal maupun ilegal. Ironisnya, sulit sekali membedakan antara batu Pirus asli atau imitasi. Apalagi sudah dibuat menjadi perhiasan, atau gelang yang dibuat indah berbalus emas atau perak.
Dari beberapa info, pertama kali Batu Pirus digunakan sekitar 7000 tahun yang lalu, berarti dibanding Lapis lazuli, batu Pirus 500 tahun lebih awal dikenal sebagai permata. Hal ini terbukti dengan ditemukannya Pirus sebagai alat solekan di Mesir Purba dan menjadikannya celak mata. Para ahli menemukan bahwa di suku Inca kuno dan Mesir menggunakan Batu Pirus sebagai perhiasan bagi menghias mayat golongan bangsawan sebelum dimakamkan. Tak heran bila banyak makam bangsawan Inca kuno dibongkar kuburnya untuk mendapatkan harta berupa batu ini sebelum kuburan dimusnahkan. Orang Barat menganggap Batu Pirus sebagai batu yang mempunyai berbagai keistimewaan dari segi penyembuhan penyakit. Sedangkan di suku Puak Red Indian dahulu meletakkan Batu Pirus pada busur panah sebagai kepercayaan mereka bahwa batu Pirus dapat membantu mereka memanah pada sasaran yang tepat. Tidak hanya berkutat seputar sejarah, untuk masa kini Batu Pirus diyakini dapat membantu profesi akuntan dalam bekerja karena diyakini dapat membawa pada relaksasi mental dan pikiran karena perasaan was-was atau bingung. Tak hanya itu, Illahi memberikan anugerah berupa manfaat untuk mengatasi penyakit paru-paru, syaraf, mata, penyakit di kerongkongan. Pirus pun mampu menguatkan jantung, memperbaiki peredaran darah, keracunan dalam darah, dan memulihkan tenaga. Memahami Batu Pirus Asli dan Imitasi
Sedang turquoise imitasi, tentu tidak mengenal ‘hukum’ semacam itu. benda ini biasanya merupakan hasil olahan laboratorium. Dengan begitu, warna yang dihasilkan juga cenderung seragam, mendekati biru. Turquoise imitasi yang berwarna pucat dibuat dengan menutupkan wax atau minyak untuk membuyarkan warnanya. Hanya saja, biasanya warna ini tidak akan permanen sifatnya. Bagaimana membedakan turquoise asli dan palsu? Turquoise asli, akan tetap berwarna biru sampai ke dalam kendati patah. Sebaliknya, yang palsu atau Aspal apabila dipotong maka warna birunya tidak sampai dalam. Sekarang tinggal anda yang bisa menjawab, bagaimana dengan anda? Tertarik untuk memiliki Batu Pirus? |
|||
Batu Pirus…keindahan berbalut tembaga
June 2, 2008 by ventus


Umumnya, turquoise dipergunakan dalam bentuk cincin, kalung, dan giwang dan seringkali dijual secara serangkai. Selain itu, gelang, gelang kaki, dan liontin juga turut mempresentasikan bebatuan yang eksotik ini. Bahkan, bebatuan yang sering disebut dengan nama pirus ini juga hadir dalam bentuk kepala sabuk, bros, bahkan hiasan di atas selop wanita.

Seluruh informasi dan artikel tentang ulasan Batu Mulia dan Batu Akik yang disediakan dalam Blog ini adalah bersifat umum, dan disediakan untuk tujuan menambah wawasan pembaca. Dengan demikian tidak dianggap sebagai suatu nasehat mutlak, karena masih memungkinkan pendapat dan cara pandang yang lain dari para pakar bebatuan...
Bagi para bloger yang berminat untuk mengcopy dan mengambil informasi dari Blog ini, mohon dapat mencantumkan link saya sebagai sumber sebagai legalitas informasi yang anda tampilkan pada blog anda...






wah…kaya nama musuhnya pc aja…pirus….mas yang palsu gimana ?? kayanya kepotong tuh
masak mesti matahin batu nya dulu baru tahu asli atau palsu. Rugi dong..
mas Ventus;saya ikut sharing ya.ada juga Pirus yg urat emas sering disebut pirus abdurazak(gak tahu kenapa begitu);terus ada juga yg urat merah konon terdapat di himalaya & dipakai Dalai Lama;jenis ini yg paling mahal karena langka.dan ada juga yg semua warnanya hitam( brkali anda tahu apa kandungan logam yg dominan).terimakasih mas …
Terima kasih atas informasinya yang sangat bagus pak Syariful, dan mohon maaf kemaren ngetiknya pak Saiful..hehehe maklum kacamata waktu itu ketinggalan. Untuk yang pirus urat emas saya pernah dengar tapi belum dapat literaturnya tentang kandungannya. Kemudian untuk yang urat merah, kemungkinan ada kandungan rotundum seperti yang menjadi mayoritas dalam kandungan batu rubi. Nha untuk pirus yang warna hitam ini yang baru dengar. Ini mungkin langka sekali karena pirus hitam ini sulit sekali ditemukan.Kalo pun ada pengetesannya musti jeli karena harus di lab mineral.terima kasih
Senang membaca artikle-artikle blog kamu, saya cuma ingin komentar mengenai warna pirus: warna biru pirus didapat dari kandungan tembaganya. Pirus bisa berubah ke warna kehijauan karena dehidrasi (kehilangan kandungan air). Memang ada pirus yang pada dasarnya agak kehijauan, itu dikarenakan adanya pengantian aluminium oleh besi.
Pak Agianto,
terima kasih atas tambahan informasinya pak, terima kasih sudah mampir ke blog saya.
g’d luck
Mungkin ada yang bisa membantu….
Beberapa waktu lalu saya di hadiah kan batu pirus yang sangat cantik berwarna biru langit berbentuk setengah rembulan tak berurat, tapi dibagian bawah nya terdapat urat urat berwarna kecoklatan yang apabila di raba terasa sekali uratnya. Apa batu pirus saya asli atau tidak ya ?
Terima kasih…
Pak Yanny,
Menurut saya batu bapak adalah batu asli, karena jarang dan cukup sulit membuat batu sintetis dengan urat sampai teraba. Jenis-jenis seperti itu hanya ddidapat dari proses penggosokan batu yang alamiah.demikian terima kasih
Terima kasih pak Ventus atas penjelasan nya.
Saya ada pertanyaan lagi nih… apa beda nya batu safir paparacha yang berwarna orange terang dan safir paparacha yang berwarna pink ke coklatan? apa sebetulnya warna aslinya? apakah yang berwarna orange karena di panaskan ? (heated). Terima kasih sebelum nya. By the way… saya ibu lho bukan bapak…
Pak Yanny (kirain ibu hehehe
maaf ya pak),
Sebetulnya perbedaan ini karena disebabkan kandungan mineral didalamnya, dan berdasarkan pembentukan mineral yang diakibatkan tekanan kulit bumi yang menyebabkan perbedaan warna antara orange dan pink kecoklatan. Pun kalau ada pemanasan, itu dikarena panas bumi (untuk batu yang asli dari alam). demikian infonya terima kasih
Padparadscha adalah safir berwarna orange-pink yang sangat langka. Safir pada dasarnya berwarna putih dan memiliki komposisi kimia Al2O3. Safir bisa berwarna-warni karena adanya kotoran unsur lain. Warna pada Padparadscha disebabkan oleh adanya kotoran kromium dan besi, dengan atau tanpa warna sentral kuning. Variasi warna ada pada perbedaan jumlah kotoran-kotoran ini.
Terima kasih lagi atas informasi yang bermanfaatnya pak Ventus..
Ada pertanyaan lagi nih (maklum saya baru belajar mengenai batu permata) mana yang lebih langka (dan lebih mahal tentu nya) batu pirus hitam atau pirus urat emas ?
Apakah betul batu pirus hitam uratnya dapat berganti warna sesuai dengan warna logam ikatan nya ? (kalau di ikat emas, uratnya jadi emas, kalau di ikat perak uratnya jadi warna perak)? Terima kasih lagi sebelum nya.
Pak Agianto,
terima kasih atas tambahan informasinya.good luck
Saya telah menulis tambahan informasi mengenai Batu Pirus di http://kepi.go-board.com/permata-berwarna-colored-stones-f13/informasi-mengenai-batu-pirus-t29.htm#55 Semoga berguna
Pak Agianto,
terima kasih tambahan informasinya semoga berguna bagi para pecinta bebatuan. g’d luck
Salam Pak Ventus,
Saya baru memiliki batu pirus hijau yang agak gelap, boleh di kategorikan kepada batu yang agak tua. Ada yang mengatakan batu yang sudah tua warna nya sudah tiada nilai dan tidak elok dipakai, benarkah begitu pak?
Pak Jai,
Batu Pirus yang muda ataupun yang tua tetap memiliki keindahan dan elok dipakai pak, terima kasih
siapa yang bisa tolong saya cari batu pirus kerna saya suka batu itu bagus sekali.
saya tida tau apah yang musti pilih.
sayah denger batu itu musti cocok sama sayah..tolong dong.
trima kasih.
Hanna,
Batu tidak harus mutlak 100% cocok seperti kata orang. tapi yang menentukan batu itu cocok atau tidak adalah hati anda sendiri. terima kasih